GAMBARAN JUMLAH TROMBOSIT PADA SELANG KANTONG DARAH LENGKAP (WHOLE BLOOD) SEGERA, 5 HARI, DAN 10 HARI DI RSUD H. ANDI SULTHAN DG  RADJA KABUPATEN BULUKUMBA

Penulis

  • Sri Alfita Amelia Penulis
  • A.R. Pratiwi Hasanuddin Penulis
  • Asriyani Ridwan Penulis

Abstrak

Darah dikumpulkan menggunakan teknik aseptik dan disimpan dalam kantong plastik yang mengandung larutan antikoagulan seperti sitrat, fosfat, dan dekstrosa (CPD). Sel darah merah dapat diawetkan pada suhu 2–8°C hingga 35 hari tergantung pada jenis pengawet yang digunakan. Selama penyimpanan, sel darah merah mengalami penurunan kadar 2,3-difosfogliserat (2,3-DPG), namun kadar ini biasanya kembali normal dalam waktu 24 jam setelah transfusi. Selain sel darah merah, trombosit juga merupakan komponen darah yang penting, karena berperan dalam menghentikan perdarahan dengan membantu pembentukan bekuan darah pada pembuluh darah yang terluka. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perubahan jumlah trombosit dalam kantong darah lengkap yang disimpan pada selang waktu tertentu, yaitu segera setelah pengambilan, setelah 5 hari, dan setelah 10 hari penyimpanan.

Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan observasi laboratorium yang dilakukan di Laboratorium RSUD H. Andi Sultan Daeng Radja, Kabupaten Bulukumba. Sampel yang digunakan adalah empat kantong darah lengkap yang masing-masing mewakili golongan darah A, B, O, dan AB. Pemeriksaan jumlah trombosit dilakukan segera setelah pengambilan darah, setelah 5 hari, dan setelah 10 hari penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan jumlah trombosit yang signifikan seiring dengan lamanya waktu penyimpanan. Pada sampel pertama, jumlah trombosit yang diperiksa segera setelah pengambilan adalah 306 × 10³/mm³, kemudian menurun menjadi 184 × 10³/mm³ setelah 5 hari, dan 81 × 10³/mm³ setelah 10 hari. Sampel kedua menunjukkan jumlah trombosit sebesar 195 × 10³/mm³ segera setelah pengambilan, kemudian menurun menjadi 88 × 10³/mm³ setelah 5 hari, dan 66 × 10³/mm³ setelah 10 hari. Pada sampel ketiga, jumlah trombosit adalah 415 × 10³/mm³ segera setelah pengambilan, kemudian menurun menjadi 170 × 10³/mm³ setelah 5 hari, dan 131 × 10³/mm³ setelah 10 hari. Sampel keempat menunjukkan jumlah trombosit sebesar 239 × 10³/mm³ segera setelah pengambilan, menurun menjadi 116 × 10³/mm³ setelah 5 hari, dan 86 × 10³/mm³ setelah 10 hari penyimpanan.

Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin lama darah lengkap disimpan, jumlah trombosit dalam darah tersebut semakin menurun. Hal ini menunjukkan bahwa durasi penyimpanan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kadar trombosit dalam kantong darah lengkap.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-02-10