GAMBARAN KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA OBESITAS DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PONRE

Penulis

  • Wiwi Pratiwi Penulis
  • Rahmat Aryandi Penulis
  • A.R. Pratiwi Hasanuddin Penulis

Abstrak

Asam urat adalah produk akhir metabolisme purin, yang merupakan komponen asam nukleat yang ditemukan dalam inti sel tubuh. Berbagai faktor, termasuk genetika, gaya hidup, dan aktivitas fisik, dapat memengaruhi kadar asam urat seseorang. Konsumsi makanan tinggi lemak, karbohidrat, dan protein, serta kebiasaan minum kopi tanpa diimbangi dengan asupan air putih yang cukup, dapat meningkatkan kadar asam urat. Aktivitas fisik yang intens juga memengaruhi ekskresi asam urat dengan meningkatkan produksi asam laktat. Obesitas, suatu kondisi abnormal yang ditandai dengan penumpukan lemak yang berlebihan di dalam tubuh, berhubungan dengan kadar asam urat yang tinggi akibat pelepasan asam lemak bebas yang menyebabkan resistensi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran kadar asam urat pada pasien obesitas di wilayah kerja Puskesmas Ponre. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah individu obesitas yang memenuhi kriteria inklusi, dengan data yang dikumpulkan melalui pengukuran kadar asam urat dan indeks massa tubuh (IMT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar asam urat pada pasien obesitas di wilayah Puskesmas Ponre cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan individu dengan IMT normal. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang erat antara obesitas dengan kadar asam urat, yang dapat menjadi acuan untuk mengelola risiko kesehatan di masyarakat.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-02-10